WEDA – Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara mencanangkan hari kamis sebagai hari pasar Maliforo, Desa Maliforo, Kecamatan Patani Utara.
Pencanangan di pasar Maliforo berlangsung hikmad dan meriah, yang dihadiri Wakil Bupati, Abd. Rahim Odeyani, pimpinan DPRD Kabir Hi Kahar, Hayun Maneke, asisten bidang ekonomi Husen Hi. Nurdin, beberapa pimpinan OPD, tokoh agama, Tokoh masyarakat serta para pedagang di pasar Maliforo.
Bupati dalam sambutannya mengungkapkan, di Maliforo terjadi sebuah peristiwa penting dalam sejarah menata ekonomi daerah, yaitu dicanangkannya Kamis sebagai hari pasar Maliforo. “ Kita tetapkan pasar maliforo sebagai pasar di hari Kamis, untuk kegiatan ekonomi pasar setiap sekali dalam seminggu untuk seluruh kecamatan di wilayah ini,” kata Edi Langkara.
Bupati mengungkapkan, pembangunan infrastruktur dalam 2,4 tahun kepemimpinannya, dirasakan sebuah keadaan dinamika pembangunan. “Tiada hari tanpa pembangunan, sebagai bukti komitmen Elang-Rahim dalam membangun insfrastruktur wilayah seperti jalan dan jembatan,” ungkap Bupati.
Setelah pencanangan, Bupati menandatangani prasasti peresmian pasar Maliforo yang telah diresmikan secara simbolis pada tahun 2019 lalu.
Sementara Kepala Dunas Perindustrian Perdagangan dan UKM, Ridwan Salidin dalam laporannya menyampaikan, pasar Maliforo dengan luas lahan sebesar 90x60m2 terdiri dari kios 11 unit, kantor pengelola 1 unit, lapak untuk pedagang barito, sayur mayur, dan ikan sebanyak 24 lapak. Dan dibiayai melalui DAU sebesar Rp1.233.270.000 Milyar, dan DAK sebesar Rp. 997.500.000 pada tahun 2018. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

