DARUBA – Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Morotai, Abjan Sofyan mengatakan total kerugian materil yang ditaksir akibat gempa bumi 7,1 magnetudo pada 4 Juni lalu mencapai Rp 40 miliar.
Penambahan nilai kerugian ini seiring bertambahnya data kerusakan bangunan. “Data kerusakan terakhir ini bertambah dari sebelumnya 384 rumah saat ini sudah 581 rumah ditambah 23 fasilitas umum totalnya 604 bangunan, maka kerugian yang kita usulkan sekitar Rp 40 miliar,” ungkap Abjan Sofyan saat dikonfirmasi awak media, Senin (15/6). Data kerusakan ini belum final dan pihaknya masih membuka ruang bagi warga yang rumahnya rusak tapi belum sempat di data. Data yang di input sebelumnya adalah data dari hasil pantauan BPBD, laporan masyarakat dan laporan dari pihak desa dan yang pasti semua data itu akan di verifikasi ulang.
“Ketika dananya sudah ada kita akan verifikasi ulang, jadi misalnya kita usulkan Rp 40 miliar, terus dana yang diberikan hanya Rp 10 miliar berarti kita berikan yang prioritas, yang kerusakannya kategori kerusakan berat atau sedang,” jelasnya. Abjan Sofyan yang juga Kepala Bappeda ini menuturkan dana Rp 40 miliar itu hanya usulan Pemda Morotai kepada pemerintah pusat, jangan sampai orang berpikiran apa yang diusulkan, itu yang dikeluarkan, tidak begitu. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

