HALTENG – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji, menyatakan sikap tegas menanggapi kabar soal pungutan liar yang beredar di beberapa sekolah.
Menurutnya, membangun pendidikan yang berkualitas tidak memerlukan teknologi canggih yang penting adalah integritas serta tekad kuat dari guru dan pengelola pendidikan.
“Saya yakin para guru di Halmahera Tengah tetap menjaga integritas dalam merawat ekosistem pendidikan,” ucapnya.
“Memang tidak mudah, tapi ini bukan proyek untuk membuat pesawat (membangun sumber daya manusia),” ujarnya.
Mengenai laporan pungutan liar di sekolah, Bupati Ikram mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada laporan resmi yang masuk. Namun, dia menegaskan bahwa pendidikan dari tingkat PAUD hingga SMP di Halmahera Tengah wajib gratis dan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, guru, dan orang tua murid.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

