Tenaga Medis Positif Covid-19, Puskesmas Wayaua Ditutup

Puskesmas Wayaua di tutup selama 14 hari

LABUHA – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) ditutup sementara untuk pelayanan kepada masyarakat.

Penutupan sementara Puskesmas Wayaua ini karena salah satu petugas medis yang terkonfirmasi positif Covid-19. Puskesmas itu ditutup oleh Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Covid-19) setempat sementara selama 14 ke depan guna melakukan pembenahan.

”Kita tidak mau kecolongan sehingga Puskesmas Wayaua ditutup selama 14 hari ke depan untuk pembenahan,” kata Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Halsel Daud Jubedi Minggu (21/6) akhir pekan kemarin.

Tenaga medis terkonfirmasi positif Covid-19 sesuai hasil spesimen yang diterima dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Manado. Untuk pelayanan, sementara akan dipusatkan di kantor kecamatan dan back up oleh Puskesmas Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah. Karena itu, warga tidak perlu khawatir karena tetap ada pelayanan. ”Puskesmas tutup, tapi pelayanan tetap jalan. Dan ini dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Bibinoi,” ujar Daud.

Terkait 30 petugas Puskesmas Wayau yang diduga kontak erat kini sudah dilakukan pengambilan swab test untuk di kirim ke BTKL Manado. ”Kami sudah mengambil swab test, sehingga menunggu hasilnya saja dari BTKL Manado,” tambah Daud.

Daud menuturkan petugas Puskesmas yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini tertular oleh pasien yang beralamat di Kota Popo Desa Labuha sebelumnya itu di rawat di ruang kelas dan VIP RSUD Labuha yang mengalami gejala pneumonia. ”Kota Popo Labuha sebagai klaster baru penyebaran coronavirus karena sudah tertular dua perawat,” sebut Daud. (nan)

Berita Terkait