MOROTAI – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pulau Morotai pindah ke kantor baru setelah gedung lama dialihfungsikan menjadi Kantor Penyuluh Kementerian Pertanian.
Kepindahan ini dilakukan guna menghindari tumpang tindih aktivitas operasional di lapangan.
Kepala DPKP Pulau Morotai, Tamhid Bilo, mengatakan pemisahan kantor tidak lepas dari perubahan struktur kelembagaan penyuluh.
“Kantor baru DPKP sekarang sudah pindah di kawasan pelabuhan Feri, di samping Kantor Basarnas. Kantor lama (kawasan Lemonade) itu sekarang jadi Kantor Penyuluh Pertanian. Kita tidak bisa gabung dengan mereka takutnya aktifitas kita mengangu mereka,” kata Tamhid saat ditemui, Jumat (17/4/2026).
Meski penyuluh kini berada di bawah kementerian pusat, program pendampingan ke petani disebut tetap sama. Yang berubah hanya administrasi.
“Walaupun kita sudah beda kementerian, program dan kegiatan pendampingan ke petani masih sama seperti dulu. Cuma administrasi sudah pisah. Untuk koordinasi kami masih sama,” ujarnya.
Pemisahan juga berlaku untuk aset dan alat mesin pertanian. Sebagian alsintan disalurkan langsung ke kelompok tani, sementara alat berat dikelola brigade.
“Alat-alat pertanian ada yang langsung di kelompok petani, kemudian ada yang di brigade. Misalnya traktor roda empat, itu harus pengawasan brigade,” jelas Tamhid.
Dengan pemisahan ini, DPKP tetap menjalankan fungsi kebijakan daerah, sementara penyuluh kementerian fokus pada pembinaan yang terhubung ke pusat. Koordinasi lapangan antara kedua pihak tetap berjalan. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

