TIDORE – Aksi Demonstrasi yang digelar Masyarakat Kelurahan Bobo, Kecamatan Tidore Utara, terkait dugaan rasisme terhadap warga bobo, berlangsung memanas pada Senin, (18/05/26).
Situasi memanas ketika massa memutuskan menutup akses jalan umum di Kelurahan Bobo, sebagai bentuk protes.
Penutupan jalan tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan dan aktivitas kendaraan ikut terganggu.
Melihat persoalan tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, ikut pasang badan. Meskipun dirinya tidak berwenang menjelaskan soal tuntutan dari masa aksi, namun sebagai pimpinan daerah ia tidak menginginkan adanya konflik di tengah-tengah masyarakat akibat pemblokiran jalan utama.
Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen, mengatakan kehadirannya di aksi demonstrasi hanya untuk memastikan kelancaran lalu lintas.
Pasalnya, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat Bobo itu disertai dengan pemblokiran jalan umum.

