Kapolresta Tuntaskan Konflik Pendukung Poram Dan Perstug

Mediasi Supporter Poran dam Perstug

TIDORE – Konflik yang terjadi antara suporter Poram Mareku dan Perstug Kelurahan Tuguiha pasca pertandingan Gurabati Open Tournament (GOT) XXVIII 2026 yang berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, akhirnya berhasil dimediasi oleh Kapolresta Tidore, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow bersama para tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, serta pemerintah kelurahan dari kedua belah pihak.

Mediasi yang berlangsung di Polresta Tidore ini digelar sebagai upaya menyelesaikan persoalan yang sempat memicu ketegangan antara warga Kelurahan Mareku dan Kelurahan Tuguiha. Dalam pertemuan itu, turut dibahas berbagai persoalan yang muncul pasca pertandingan, termasuk aksi pemalangan jalan yang sempat terjadi di Kelurahan Tuguiha.

Kapolresta Tidore, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow mengatakan mediasi dilakukan untuk meredam konflik sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

“Mediasi ini kami lakukan untuk mengatasi konflik yang terjadi antara masyarakat Mareku dan Tuguiha. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan sehingga hubungan baik antar warga tetap terjaga,” ujarnya.

Kapolresta juga menegaskan bahwa dalam proses mediasi tidak dibuat surat pernyataan maupun surat kesepakatan dari kedua belah pihak. Menurutnya, keputusan tersebut diambil karena kepolisian menaruh kepercayaan penuh kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan untuk menjaga komitmen perdamaian.