Sekolah Siap Gelar Simulasi Tatap Muka

Peninjauan Kesiapan Sekolah

TERNATE – Sejumlah sekolah yang ada di Kota Ternate yang ditunjuk sebagai lokasi simulasi, sudah siap  menerapkan sistem pembelajaran tatap muka.

Dari hasil supervisi yang dilakukan tim gugus tugas pada sekolah yang ditunjuk itu, sudah menyiapkan fasilitas pendukung untuk penerapan belajar tatap muka, seperti di SMP Muhammadiyah 1 Kota Ternate dan SMP Negeri 3 Kota Ternate.

Tempat cuci tangan, jalur yang dilalui siwa juga telah diatur, bahkan alat pengukur suhu tubuh sebelum masuk ke kelas telah ada, begitupun hand sanitizer dan alat pelindung muka untuk guru, bahkan mereka juga telah mendapat persetujuan dari orang tua siswa sesuai surat pernyataan yang diteken.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Kota Ternate Saiful Hasan mengatakan, semua kesiapan untuk penerapan protokol kesehatan telah dilakukan, dan siswa kata dia, sejak masuk sekolah sudah diterapkan protokol kesehatan. “ Jadi ketika masuk kita langsung arahkan cuci tangan, setelah itu suhunya di tes baru masuk ke kelas. Dan satu hal yang ditekankan itu tidak ada lagi salaman antara siswa dan waktu istirahat juga ditiadakan, serta proses pembelajaran berlangsung dua jam,” katanya Kamis (13/8).

Menurut dia, belajar dimulai pada pukul 08.00 sampai 10.00 dan ketika pulang diwajibkan langsung dijemput oleh orang tua masing-masing. “ Bahkan sudah ada kesepakatan orang tua secara tertulis yang kita sudah kantongi itu, karena mereka beralasan keberatan terkait dengan financial dan keterbatasan handphone.

Misalkan satu rumah handphone cuma satu baru tiga orang siswa, selain itu aktivitas perkantoran terganggu karena tiap hari mereka minta ijin kepada atasan untuk melakukan pendampingan anaknya di rumah, sehingga dasar itu kemudian mereka menyetujui dengan surat pernyataan untuk harus tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan,” jelas dia.

Sementara jumlah tenaga guru di SMP Muhammadiyah 1 sebanyak 20 orang dengan jumlah siswa sebanyak 350 orang, dari jumlah itu siswa kelas 1 sebanyak 150 orang. “Jadi nanti jumlah kelas satu nya sebanyak 5 kelas kita bagi dua menjadi 10 kelas dan diatur jaraknya,” terang dia.

Hal senada disampaikan oleh Kepala SMP Negeri 3 Kota Ternate Mansur Yusuf. Menurutnya, sebelumnya pihaknya telah mendapat persetujuan dari orang tua untuk melaksanakan tatap muka di sekolah. “Jadi surat pernyataan orang tua juga sudah ada,” ucap dia.

Dimana pada SMP Negeri 3 itu tercatat siswa untuk kelas 1 sebanyak 160, kelas 2 sebanyak 170 dan kelas 3 sebanyak 150 siswa. “ Dengan jumlah tenaga pengajar itu sebanyak 45 orang diluar administrasi,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Operasi Gugus Tugas Kota Ternate M. Arief Gani mengatakan, supervise ini dilakukan pada sejumlah sekolah yang telah ditunjuk untuk memastikan kesiapan mereka jelang simulasi tatap muka pada pekan depan, dan saat peninjauan itu pihaknya langsung mengarahkan ke guru untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan warga sekolah yang akan diadakan tatap muka pada Selasa pekan depan.

“Nanti hari selasa kita akan pantau lagi penerapan protokol kesehatan di sekolah, kalau simulasi ini berhasil, maka di bulan depan kita sudah bisa ijinkan untuk dapat melaksanakan pendidikan tatap muka untuk semua sekolah,” katanya.

Berita Terkait