TERNATE – Nasib Mohammad Asghar Saleh di Partai Nasional Demokrasi terancam, karena Ketua DPW Nasdem Malut, Ahmad Hatari menegaskan jika ada kaders yang terbukti membelot pada Pilkada tahun ini, maka status keanggotaannya sudah tidak lagi diakui.
Asgar yang saat ini masih menjabat sebagai pengurus partai Nasional Demokrasi (NasDem) Provinsi Maluku Utara (Malut), disaat bersamaan juga mencalonkan diri sebagai Wakil walikota Ternate, Namun tak didukung oleh partainya. NasDem lebih memilih memberikan rekomendasi kepada bakal pasangan kandidat lain, yakni M. Tauhid Soleman dan Jasri Usman.
Asgar juga masih menjadi pengurus aktif dan diisukan akan menggantikan Helmi Umar Muksin sebagai Wakil DPW NasDem Malut, sehingga jika Asgar masih bersikukuh dengan komitmennya sebagai calon Wawali, maka dengan terpaksa akan dipecat sebagai kader NasDem.
Menurut Ahmad Hatari, tidak menjadi masalah jika Asgar maju sebagai calon Wawali Kota Ternate, meskipun tanpa partai NasDem. Akan tetapi status keanggotaannya sudah tidak diakui sebagai kader oleh Hatari.
“Jika dia maju sebagai calon Wawali dan diusung partai lain, maka dia sudah tidak menjadi kader NasDem,” kata Hatari kepada wartawan saat dihubungi kemarin. Ketika disentil status Asgar di partai NasDem, Hatari enggan menjawabnya. Namun menurutnya Asgar saat ini belum dipecat dari kader.
Sementara itu, menyangkut hal tersebut, Ketua DPD NasDem Kota Ternate, Husni Bopeng, ketika dihubungi mengatakan, semua kader partai NasDem wajib memenangkan Tauhid Soleman. Meski begitu dirinya mengakui, Asgar saat ini masih memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dan sekarang diangkat menjadi Sekretaris Wilayah.
Dikatakan Husni, keputusan ada DPP. Namun dalam aturan NasDem, apabila ada kader yang tidak bekerja untuk NasDem, maka sanksinya akan dipecat. “Yang diam dan tidak bekerja untuk NasDem saja dipecat, apalagi yang kerjanya bagi kandidat lain. Jika punya bukti, laporkan ke DPP, maka langsung dipecat,” tegasnya.
Terpisah, Asgar Saleh ketika dihubungi terkait dirinya yang berstatus sebagai kader NasDem tapi masih mencalonkan diri sebagai Wawali dengan dukungan dari partai lain menjelaskan, sehari dua dirinya akan memberi pernyataan di publik secara resmi. “Jadi buat teman-teman bersabar, nanti saya akan memberikan pernyataan secara resmi di publik. Tapi belum saat ini,” ucapnya. (nas)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

