Sementara itu, pendapatan transfer meningkat dari Rp1,630 triliun menjadi Rp1,697 triliun, atau tumbuh sekitar 4,11 persen.
Adapun komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah meningkat dari sekitar Rp212 juta menjadi Rp277 juta, atau naik 30,52 persen.
Secara keseluruhan, pendapatan daerah dalam rancangan APBD-P 2026 ditargetkan mencapai Rp3,318 triliun, meningkat 18,66 persen dibandingkan target sebelumnya.
Di sisi belanja, anggaran daerah juga mengalami perubahan. Belanja daerah dalam perubahan APBD disebut meningkat 29,80 persen, hingga berada di kisaran Rp3,659 triliun.
Setelah sampaikan rancangan APBD Perubahan 2026 ke DPRD, wagub Langsung kumpul OPD teknis penghasil pendapatan agar mengoptimalkan pendapatan daerah.
“perencanaan pembangunan harus selaras dengan alokasi pendapatan agar kebijakan yang dirumuskan dapat diimplementasikan secara efektif di daerah,” ujarnya.