Wagub mengingatkan pentingnya optimalisasi target PAD yang telah ditetapkan guna memastikan berjalannya program pemerintah dan sehatnya pengelolaan anggaran. Terutama pajak-pajak yang ada perusahaan.
“Harus ada tolok ukur keberhasilan yang jelas, evaluasi berkala, optimalisasi UPT dan personel teknis, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengawasan terhadap potensi penyimpangan” tutup Sarbin.
Sementara Kepala Bapenda Malut, Zainab Alting memaparkan sektor PAD Maluku Utara menunjukkan pertumbuhan positif. Data per 15 September, ungkap Zainab, capaian PAD mencapai 103% dari target APBD induk, sedangkan 97% untuk APBD-Perubahan.
“Alhamdulillah PAD saat ini di angka 1,220 Triliun dari target 1,580 Triliun di APBD-P dan kami optimis akhir tahun bisa capai” jelasnya. Sedangkan realisasi pendapatan mencapai 2,431 Triliun atau 75,71% dari target APBD-P.(rl)