Gaji pegawai apalagi. Masih konstan. Tidak ada parameter satu pun yang akan berpengaruh. Tapi yang berpengaruh adalah bali. Jangan sampai APBD dari tahun ke tahun, yang dianggarkan, itu parsial-parsial. Antara satu dinas dengan dinas yang lain tidak dapat.
“Kami mohon para pimpinan OPD, berpikir lebih keras, berpikir lebih integrasi. Mari bersama-sama. Saya sudah menutupi, saya dan pak wakil, selama ini saya tidak pernah bicara soal perusda. Tapi, tahun 2026 ini, karena saya sudah tahu, akan ada exercise dari pemerintah pusat terhadap dana transfer,” ujarnya.
Sepertinya dana transfer ini akan dipotong dua kali. Tapi Pak Menteri Keuangan menyampaikan tidak ada pemotongan. Pemotongan yang sudah di-exercise sekarang ini, tidak ada pemotongan lagi. Mungkin 2027 akan turun lagi.
“Dengan pengurangan dana transfer, maka kita lebih produktif lagi untuk mendapatkan PAD. Sehingga, selisih antara dana transfer dan dana PAD itu bisa semakin berkurang,” sebutnya.
“Saya Pak wakil dan kepala Bappeda bicara langsung dengan pimpinan PT. IWIP, sudah disetujui, perusda akan menjadi lining sector dalam penanganan supply di PT. IWIP. Saya minta hukuman dari Dewan dan pimpinan OPD yang bergerak di bidang ekonomi untuk ikut membantu,” akunya lagi.
Bupati meminta dukungan dari pemerintah. Ketua, unsur pimpinan serta OPD. bersama 20 anggota DPRD kabupaten Halmahera Tengah, bicara dari hati ke hati apa yang harus dilakukan.
“Eksekutif dan legislatif di Halmahera Tengah harus berbeda dengan daya lain. Kita tidak pernah berpisah, Kita selalu berada bersama-sama,” tutupnya. (udy)
