Dasril Buka Borok Pansus RSUD Jailolo, Erland  Bantah

Erland menegaskan, Pansus hadir bukan untuk mencari sensasi atau menyimpulkan persoalan secara tergesa-gesa. Pansus, kata dia, bekerja untuk memastikan lahirnya rekomendasi yang tepat, terukur, dan dapat menjadi dasar perbaikan tata kelola, penganggaran, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Halbar.

Sementara itu, Ketua Pansus BLUD RSUD Jailolo, Arianto Bubangu, menegaskan bahwa Pansus saat ini masih berproses. Ia meminta semua pihak tidak tergesa-gesa menarik kesimpulan sebelum seluruh tahapan kerja Pansus dilakukan secara menyeluruh.

Menurut Arianto, masa kerja Pansus masih cukup panjang, yakni enam bulan. Karena itu, Pansus membutuhkan waktu untuk membedah berbagai aspek, mulai dari manajemen pelayanan, sistem rumah sakit, SDM, hingga masuk pada penelusuran persoalan anggaran secara menyeluruh dan bertanggung jawab. “Pansus sedang berproses dan bekerja. Jangan ada pihak-pihak yang terkesan ingin cepat sampai pada kesimpulan tertentu,” tandas Arianto..

Ia menambahkan, Pansus tidak akan mengabaikan persoalan anggaran. Namun, penelusuran terhadap aspek tersebut harus dilakukan berdasarkan data, dokumen, dan hasil pendalaman yang dapat dipertanggungjawabkan.Arianto juga berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Halbar untuk ikut mengawal kerja Pansus agar berjalan sesuai harapan. “Kami berharap dukungan stakeholder dan masyarakat Halmahera Barat ikut mengawal kerja-kerja Pansus agar sesuai harapan,” pungkasnya. (ais)