“Ketika di Kecamatan Oba Utara ini, semua desa belum post ko Adam pe foto bakal calon, saya pe Kakak kandung orang pertama yang kampanyekan beliau kasiang. Saya hormat sekali ko Adam, tapi kalau so serang institusi kerajaan saya tersinggung sekali, karena saya pe papa ajar soal penghormatan tertinggi suku tabaru itu, ada di mahkota yang dipakai seorang sultan (Tidore),” tandasnya.
Ia memastikan, sikap tidak terpuji yang ditunjukan Adam Dano karena telah menyerang institusi kerajaan melalui Jou Sultan Husain Alting Sjah, dirinya akan berbalik haluan dan memastikan bahwa keluarganya tidak akan memilih Adam Dano.
“Saya dan saya pe Kakak perempuan beda pilihan bukan karena saya tra suka ko Adam, tapi ini soal kesadaran politik. Tapi karena dengan adanya masalah ini, saya pastikan keluarga saya akan babale,” tandasnya.
Pewarta : Suratmin Idrus
Editor : Erwin Egga
