Lantaran mulai keasyikan, pelaku lantas kembali menghubungi korban pada siang hari, tetapi korban mencoba untuk menolak. Namun, pelaku terus memaksa sehingga korban harus mengikuti kemauan dan kembali mendatangi rumah temannya.
Gerak gerik korban telah diketahui oleh ibunya sehingga secara diam-diam mulai menggrebek mereka berdua di rumah tersebut. Di sana, ibunya berhasil menangkap pelaku tanpa menggunakan busana.
Atas hal itu, ibu korban berinisiatif untuk malaporkan masalah tersebut ke pihak kepolisian. Namun, keluarga pelaku mencoba mendatangi keluarga korban untuk mengatur secara kekeluargaan dan berjanji akan bertanggung jawab.
Tetapi, keluarga pelaku meminta waktu agar sebelum menikah ia lebih dulu menceraikan istrinya yang sudah lama pisah ranjang.
Hanya saja, menjelang beberapa bulan keluarga pelaku tidak memiliki itikad baik untuk memberi kabar kepada keluarga korban.
Lantaran merasa ditipu, orang tua korban lantas mengambil langkah untuk melaporkan masalah tersebut ke pihak kepolisian dengan tuduhan persetubuhan anak di bawah umur. (**)
