Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Hirup Lem Eha-Bond, 4 Pelajar Diamankan - FajarMalut.com

Hirup Lem Eha-Bond, 4 Pelajar Diamankan

4 pelajar terjaring razia Satpol PP saat sedang asik hirup Eha-Bond

DARUBA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali mengamankan 4 pelajar yang tengah asik mengisap lem Eha Bond di lokasi Taman Kota Daruba, pada Selasa (31/8/2021) malam. 

Adanya kasus ini, jumlah pengguna lem Eha Bond di kalangan pelajar kini bertambah menjadi 18 orang, setelah sebelumnya BNN telah melakukan rehabilitasi 14 orang pelajar dengan kasus yang sama. 

“Setelah saya lihat berita lem Eha bond dari media langsung saya gerakan, jadi penyergapan tadi malam itu kami ketemu di area Taman Kota, korban yang memakai lem eha bond itu memang identitas pelajar,” ungkap Yanto. Menurutnya, sebanyak empat pelajar yang ditemukan tangkap tangan di TKP itu sekitar jam 10 malam.

“Setelah kami ambil data, karena ini diluar jam sekolah yang bersangkutan kita kembalikan ke orang tua nya,” kata Yanto. Setelah diketahui maraknya pengguna lem eha bond dikalangan pelajar, Kata dia, Satpol PP telah membangun komunikasi dengan BNN Morotai untuk menseriusi kasus tersebut agar bisa terus ditekan. 

“Supaya kalau misalkan pada saat operasi berlangsung sebelum dikembalikan ke orang tua ada bimbingan khusus atau pemeriksa khusus, sejauh mana mereka mabuk yang dialami korban. Kita khawatir jangan sampai kalau misalkan dipulangkan ke orang tua bagaimana pencegahannya. Itu BNN lebih tau,” ujarnya. Dari penelusuran anggotanya, kata Yanto, selain Taman Kota, ada beberapa lokasi yang sering dijadikan para pelajar untuk mengisap lem tersebut. 

“Jadi areal yang kita curigai TKP yang biasa digunakan untuk tempat nongkrong untuk tempat isap lem eha bond itu berdasarkan laporan masyarakat ini hampir setiap titik di kota ini ada. Bisa dibilang di area Bangsaha, kemudian di Museum perang dunia ke ll. Bahkan di dalam kampung sendiri pun ada,” katanya.

Ia mengimbau, kepada pihak orang tua agar bimbing dan mengawasi anak-anaknya setiap saat, untuk menghindari mereka dari perbuatan tersebut.  

“Karena kita tidak tahu mereka punya alasan keluar rumah, apakah itu belajar, tapi tau-tau nya mereka menggunakan lem eha bond diluar, saya minta supaya orang tua awasi anaknya baik dirumah atau di luar, dan saat ke sekolah,” tuntas Yanto.  Sampai berita ini diturunkan, pihak BNN belum berhasil dikonfirmasi. (fay)

Berita Terkait