Polda Maluku Utara bersama seluruh jajaran, lanjut Kapolda, terus melakukan langkah pengamanan dan pencegahan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami tidak membenarkan tindakan melanggar hukum, tetapi kami juga tidak akan menggeneralisasi suatu peristiwa kepada kelompok, suku, atau masyarakat tertentu. Setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya masing-masing dan proses hukum harus berjalan berdasarkan bukti,” tegasnya.
Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan dan tidak membiarkan persoalan hukum berkembang menjadi konflik baru.
“Sibenpopo dan Banemo adalah bagian dari keluarga besar Maluku Utara. Persoalan hukum kita selesaikan melalui hukum, persaudaraan tetap kita jaga. Mari bersama-sama menjaga keamanan, menghormati proses hukum, dan mencegah konflik baru,” pungkasnya.(cr-02)