Ekan mengatakan, penyidik juga telah melakukan pendalaman terhadap rekaman video yang berkaitan dengan kejadian. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain yang mengetahui atau melihat langsung peristiwa tersebut masih akan dilakukan guna memperjelas rangkaian kejadian dan mengetahui peran masing-masing pihak.
“Tidak ada laporan masyarakat yang kami abaikan. Setiap informasi dan pengaduan tetap kami proses berdasarkan fakta dan alat bukti. Karena prosesnya masih berjalan, kami mengimbau semua pihak untuk memberikan ruang kepada petugas agar dapat bekerja secara profesional dan tidak menarik kesimpulan sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai,” ujarnya.
Sementara itu, terhadap anggota Polri yang dilaporkan dalam perkara tersebut, proses penanganannya dilakukan oleh Sie Propam Polres Ternate sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.
“Kami pastikan proses tersebut dilakukan secara objektif dan sesuai aturan. Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, tentunya akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Menurutnya, Polres Ternate tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga memastikan hak seluruh pihak yang terlibat tetap dihormati. Oleh karena itu, setiap informasi yang diperoleh akan terlebih dahulu diverifikasi dan diuji melalui proses hukum.
“Prinsip kami jelas, proses hukum harus berjalan berdasarkan fakta, bukan berdasarkan opini. Kami juga menghormati hak setiap pihak dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” tuturnya.