Dia mengaku, pengeroyokan itu bermula saat dirinya hendak mengendarai sepeda motor untuk mencari makanan dan tidak sengaja melintas di depan klinik bidan Mira juniar di Kelurahan Toboleu. “Pas saya lewat ada teman-teman saya panggil dan pada saat itu mereka sedang pesta miras,” bebernya.
Merasa ada yang memanggil, kata Afan, dirinya pun mampir pada kelompok teman-temannya yang saat itu. “Setelah saya mampir pelaku Uyat ini tiba-tiba datang dan tanpa banyak bicara langsung pukul saya,” katanya.
Korban mengaku, saat menerima pukulan dari pelaku tersebut, dirinya hanya bisa menutupi wajah dengan kedua tangan. Namun, pukulan bertubi-tubi mengarah ke wajahnya.
“Pas dia pukul saya hanya tutup muka dengan kedua tangan saya, bahkan saya merasa bukan hanya pelaku tetapi ada juga teman-teman yang lain pas mereka miras itu juga ikut pukul saya,” ungkapnya.
Atas kejadian itu korban mengaku sempat mengalami pendarahan di hidung. “Saya langsung datang ke Polsek untuk buat laporan karena saya kenal mereka. Dengan laporan ini harapannya polisi bisa proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Terpisah, Kapolsek Ternate Utara, AKP Rusli Hanafi saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. “Kalau LP sudah terbit berarti kita sudah terima, pastinya setiap laporan masuk akan kita tindak lanjut,” pungkasnya.(cr-02)