TERNATE – Rencana Pemerintah menggelar lomba penanganan sampah pada perayaan HUT RI 17 Agustus 2022 mendatang, disoroti Direktur Halmahera Institute, Iskar Hukum. Menurut Iskar, rencana pagelaran lomba penanganan sampah tersebut terkesan Pemkot kurang kerjaan, sebaiknya Pemerintah fokus pada masalah yang lebih besar dan memiliki target jangka panjang untuk penanganan masalah sampah di Kota Ternate.
“Pemerintah sebaiknya fokus saja pada kelurahan binaan yang telah dibentuk (Pilot Project) agar lebih fokus pada isu lingkungan hidup. Tinggal diboboti masyarakatnya sehingga lebih inovatif, tidak konsumtif, memiliki komitmen biotis, dan melek lingkungan,” kata Iskar.
Dikatakan, fakta lingkungan hari ini menunjukan bahwa sampah tidak bisa ditangani dengan pengadaan Tempat Penampungan Sampah (TPS) semata. Itu artinya, jika keberadaan TPS tidak lagi berpengaruh signifikan untuk mengatasi persoalan sampah, maka Pemkot harus membuat cara yang lebih akurat agar sampah ini bisa diatasi dengan baik dan dapat bernilai ekonomis bagi masyarakat.
“Saya membayangkan jika ada muncul pertanyaan begini, apakah Pemkot sudah kehabisan akal dalam menangani masalah sampah lalu akhirnya membuat lomba penanganan sampah di 17 Agustus nanti? Padahal Pemkot memiliki sejumlah SDM yang hebat, berpengalaman dan telah banyak mengikuti studi banding soal lingkungan hidup,” ucapnya.

