“Setelah kami diusir waktu itu, kami kemudian membangun rumah di Kelurahan Rum, rumah itupun setengahnya berdinding sak semen. Sementara untuk kayu diberikan oleh bapaknya Abang Ko (Salah satu Kabid di BPBD Tidore). Kami hidup dalam suasana susah dengan kondisi rumah seperti itu, mulai dari saya SD sampai SMK (STM),” kisahnya.
Selain berhasrat menolong orang susah, Muhammad Sinen menegaskan, bahwa selaku Ketua DPD PDIP, ia telah memerintahkan pengurusnya sampai pada tingkat ranting untuk terjun dan melihat secara langsung kondisi masyarakat.
Dari situ, akhirnya ia kemudian mengetahui atas informasi yang berkaitan dengan ibu Novince, dari Ketua Ranting PDIP Desa Akekolano. “Saya tahu informasi ini dari ketua Ranting, makanya saya langsung berkunjung dan memastikan kondisi rumah yang ditinggal oleh Ibu Novince,” tukasnya.
Bahkan untuk menutup dinding kosong, Muhammad Sinen juga memberikan sedikit santunan untuk dibelikan triplek guna dijadikan dinding untuk sementara.
Kepedulian Muhammad Sinen dalam membantu warga kurang mampu untuk pembangunan rumah, bukan saja baru pertama kali, melainkan sudah berulang kali di lakukan.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
