Kompleksitas Penyelenggaraan Pemilu
Untuk mewujudkan Pemilu sesuai prinsipnya, satu faktor yang harus dimaksimalkan adalah institusi penyelenggara. Sehingga perlu adanya kajian cermat dari setiap aparatur institusi penyelenggara Pemilu pada berbagai level.
Kompleksitas tugas dan fungsi penyelenggaraan pemilu, melibatkan interaksi berbagai faktor diantaranya politikal, sosial, teknis, manajerial, psikologis bahkan teknologis dalam mengoptimalkan partisipasi masyarakat.
Pada posisi ini integritas KPU dan jajarannya (KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, sampai ke jajaran pelaksana adhoc di tingkat paling bawah) diuji apakah tetap berada pada posisinya sebagai lembaga yang bersifat nasional, tetap dan mandiri. Dalam hal ini tetap patuh dan tunduk pada norma dan peraturan yang berlaku atau tetap dalam koridor menjaga kedaulatan demokrasi itu sendiri.
