Secara faktual sampai dengan tahun 2023 Pemda Halteng masih mempunyai piutang atas transfer antar daerah pada pemerintah provinsi sebesar Rp 122 miliar lebih. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah pada Tahun Anggaran 2023 dianggarkan sebesar 0 Rupiah, terealisasi sebesar Rp 4,751 miliar lebih atau sebesar 100 persen, dikarenakan terdapat perubahan akun rekening atas Dana Kapitasi JKN yang harusnya tercatat pada Lain-Lain PAD namun dalam dokumen APBD terinput pada Akun rekening PAD.
Dikatakannya, pemda akan berupaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah untuk mengurangi ketergantungan pada dana perimbangan dan dana transfer pusat lainnya. Karena dengan meningkatkan PAD, pemerintah daerah akan memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam melaksanakan program dan kegiatan pembangunan daerah sesuai dengan kebutuhan dan prioritas daerah.
Belanja Daerah merupakan salah satu komponen yang tidak terpisahkan dari struktur APBD, Belanja Daerah pada Tahun 2023 dianggarkan sebesar Rp 1,781 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 1,420 triliun lebih atau sebesar 79,72 persen.
Belanja daerah tersebut adalah Belanja Operasi pada Tahun Anggaran 2023 dianggarkan sebesar Rp 1,19 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 827,782 miliar lebih atau sebesar 81,23 persen dengan perincian Belanja Pegawai dianggarkan sebesar Rp 357,087 miliar lebih, terealisasi sebesar Rp 267,326 miliar lebih atau sebesar 74,86 persen. Belanja Barang dan Jasa dianggarkan sebesar Rp 658,757 miliar lebih, terealisasi sebesar Rp 559,099 miliar ebih atau 84,87 persen.
