Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Survey Lokasi Pelabuhan Hiri Dilakukan - FajarMalut.com

Survey Lokasi Pelabuhan Hiri Dilakukan

Survey Lokasi Pelabuhan Hiri

TERNATE – Merespon aspirasi warga Hiri terkait pembangunan jembatan penyeberangan Ternate-Hiri, pada Kamis (27/8) Pemkot melalui Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR ke lokasi melakukan survey.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Ternate Fachrudin Ginting mengatakan, pihaknya bersama dengan PUPR melakukan survey awal, setelah hasil survey itu akan dilaporkan ke pimpinan untuk rapat lanjutan guna  Persiapan tim teknis.“ Jadi tadi kita survey bersama camat, teknisnya nanti dari Dinas PUPR yang siapkan untuk perencanaan,” katanya.

Dikatakannya, nantinya dalam APBD-P tahun ini sudah bisa jalan perencanaannya, dan lokasi yang di survey itu di kelurahan Sulamadaha.” Jadi nanti sesuai dengan diskusi di lokasi itu akan dikeruk karena dangkal, kemudian dibuatkan penahan ombak dan jembatan,” ucapnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Ternate Risval Tribudiyanto mengatakan, pada Kamis kemarin, pihaknya bersama dengan Dinas Perhubungan dan Camat Hiri turun ke lokasi untuk melakukan survey. “Karena jembatan laut itu ranahnya Dinas Perhubungan, maka PUPR sebagai instansi teknis mendampingi Dinas Perhubungan,” ungkapnya.

Nantinya kata dia, dari Dinas Perhubungan yang mengarahkan dari mana alur masuk-keluar. Dia menyebut, untuk perencanaan jembatan laut itu membutuhkan desain yang khusus, apalagi di lokasi yang bakal di bangun itu pada musim ombak sangat kencang. “Sehingga harus ada konsultan yang benar-benar menghitung dasar lautnya, karena hal itu tidak bisa di lihat dari atas laut,” jelasnya.

Hal ini, kata dia  membutuhkan perencanaan khusus, maka harus dibuatkan perencanaan yang tidak bisa hanya PUPR sendiri, karena berbeda dengan pekerjaan infrastruktur yang sederhana. “Tapi yang jelas pemerintah kota punya komitmen, kalau di APBD-P ini kita ajukan perencanaan maka kegiatan tender dilakukan di bulan November,” ucapnya.

Menurut dia, perencanaan tidak bisa dilakukan sembarangan, sebab pihaknya juga mengkhawatirkan kalau terjadi ombak, maka hal itu menjadi perhatian khusus dengan fungsi yang maksimal. “Ini jembatan yang kami tidak bisa buat biasa saja, paling tidak jembatan ini sangat layak dan seperti dermaga semut dengan menggunakan sistem floating. Jadi jembatan ini mengapung mengikuti air pasang-surut,” tegasnya.(cim)

Berita Terkait