“Semoga kerja sama tersebut semakin memperkokoh semangat untuk membangun Halteng khususnya dan Maluku Utara umumnya,” terangnya.
Sementara PJ. Bupati Halteng Ikram M Sangadji (IMS) mengatakan, apa yang disampaikan perwakilan PT. IWIP, Iwan Kurniawan bahwa kerja sama yang telah disepakati dalam penanganan banjir itu bukan hanya karena yang telah terjadi, namun itu merupakan komitmen pemerintah daerah sejak tahun 2023. “ Saya sudah menyampaikan kepada PT. IWIP untuk program air bersih dan listrik 5 Megawatt karena sebelum ada suplai dari PT. IWIP kapasitas listrik di Halteng cuma 3 Mega Watt dan akan diusahakan lagi penambahan 5 Mega Watt untuk wilayah Patani dan sementara masih ada berjalan dilakukan perbaikan oleh PLN,” jelas Ikram.
Ikram juga mengatakan, pembangunan layanan air bersih itu bukan air bersih yang dipakai mandi dan cuci tetapi langsung bisa diminum dan saat ini progres pembangunan sudah sekitar 40-50 persen. “Dan itu akan kita percepat sampai bulan Desember nanti sudah bisa difungsikan, dan itu manfaatnya sangat baik,” akunya.
Selain itu, lanjut IMS untuk membangun transportasi laut dari Weda ke Lelilef terdapat 5 pulau yang ada di sekitar perairan Kecamatan Weda dan Weda Tengah yang akan dibangun atau reklamasi dan sudah mendapat izin KKPR dari Dinas Perikanan dan sementara masih proses pengurusan AMDAL.
“Di pulau itu nanti ada infrastruktur umum dan 5 pulau itu akan menjadi pintu ke Pulau MOR sehingga bisa menjadi tempat pariwisata untuk menambah pemasukan daerah,” pungkasnya.
