Teken MoU, Pemda Halteng dan PT. IWIP Komitmen Majukan Daerah

Kegiatan lainnya kata IMS akan fokus ke kesehatan dan pendidikan karena dirinya melihat gaji pegawai Halteng ini masih kalah jauh dengan gaji karyawan PT. IWIP yang kalau lembur mencapai Rp 12 juta. “Saya sudah mengambil data kredit seluruh pegawai untuk saya lihat, dan saya putuskan naikkan TPP pertama dan selanjutnya demi kesejahteraan keluarga,” tandasnya.

“Saya mengajak kita sekalian agar hindari pikiran kita untuk mementingkan kepentingan pribadi, semata-mata yang kita lakukan untuk kepentingan bersama,” sebutnya.

Daerah ini besar dan kaya SDM, sumber ekonomi dan sosial budaya sangat disayangkan bila hanya begini-begini saja, Halteng berbeda dengan daerah lain, nilai kompetitif itu harus didapatkan. “Apa yang kita lakukan reklamasi nilainya triliunan sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Halteng,” sebutnya.

“Satu persatu akan diselesaikan dan dukungan dari PT. IWIP kalau selesai nilainya ratusan miliar bantuan CSR dari PT. IWIP,” urainya.

Adapun dari bantuan CSR tersebut menghasilkan 1 putra Halteng (Uril Alghiffari) mewakili Indonesia mengikuti olimpiade tingkat Asia di Seoul Korea Selatan, Pemda Halteng diundang dari 11 kabupaten untuk mendemonstrasikan kapasitas matematika klasik yakni kalkulus dan dari Halteng mendapatkan juara terbaik. “ Saat ini Uril tinggal di Jakarta dengan pengasuh, itu merupakan suatu kebanggaan bagi Halmahera Tengah,” tuturnya.

“Saya sangat berterimakasih atas bantuan PT. IWIP dan terkait perizinan kami akan terus melakukan zoom meeting untuk mempercepat akses regulasinya agar dapat selesai untuk dinikmati oleh semua masyarakat Halteng,” tutup IMS.

Pewarta   : Amirudin Ibrahim 
Editor  : Mahmud Daya