Warga Patani Timur Diserang OTK Dengan Panah

Kapten Inf. Hanid mengatakan, kronologis kejadian pada pukul 07:00 Wit korban berangkat dari rumah menuju kebun Gowonle untuk memasak kopra. Dan sekitar pukul 07:30 Wit pada saat korban menyalakan api untuk memasak kopra, tiba-tiba didatangi kelompok OTK berjumlah 7 orang yang langsung menyerang menggunakan anak panah dari arah belakang korban, tetapi anak panah pertama dan kedua tidak mengenai korban.

“Saat kejadian itu korban berlari menuju jalan lintas yang berjarak 1 kilo meter dari lokasi penyerangan. Pada saat berlari korban terkena anak panah ketiga di bagian punggung, tetapi masih bisa berlari menyelamatkan diri,” jelasnya.

Tetapi, lanjut Kapten Hamid, pada saat melewati sungai Gowonle, korban terkapar dan melihat saudara Abdul Latif warga Damuli sedang berjalan menuju kebun.

Saat itu korban meminta tolong kemudian dibawa ke jalan raya. “Tiba di jalan raya korban  yang telah dibantu Abdul Latif bertemu dengan saudara Zaldi yang kebetulan lewat menggunakan motor melewati jalan raya,” katanya.

“Kemudian Abdul Latif bersama Zaldi membawa korban pergi ke Puskesmas Damuli Kecamatan Patani Timur untuk mendapat pertolongan medis,” akunya.