Sontak saksi langsung berlari menuju korban dan mengeluarkan korban ke jalan raya, pada saat bersaman Jaldi yang pulang dari mengantar ayahnya ke kebun, melihat korban yang di papah oleh Abdullatif langsung mengangkut korban dengan menggunakan kendaraan roda 2 MX Kig, dan menuju ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.
“Saksi-saksi yang melihat korban pertama kali. Abdullatif Litiloli (29), Desa Damuli dan Jaldi Bakar (22) Desa Piniti,” akunya.
Selain itu lanjut Ramli, langkah-langkah yang ambil oleh pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Patani. Menerima laporan dan langsung turun ke TKP, mengamankan barang bukti berupa 3 buah anak panah, melakukan penyisiran di seputaran lokasi kejadian.
Sementara dari keterangan dokter yang menangani korban Tri Wulan Kurnia menyimpulkan, korban mengalami luka sobek akibat senjata tajam, kemudian sudah dibersihkan dan sekitar 10 jahitan.
“Pasien saat ini masi dalam tahap observasi di Puskesmas Damuli, sambil melihat perkembangan jika kondisi menurun akan di rujuk RSUD,” tambahnya.
Dia juga mengaku, atas kejadian itu saat ini warga masyarakat di wilayah Kecamatan Patani Timur spontanitas menginginkan adanya pertemuan guna untuk melakukan menindak lanjuti paska kejadian ini. “Anggota TNI/Polri yang di Pimpin oleh Kapolsek Patani, masih melaksanakan siaga di Desa Damuli Kecamatan Patani Timur,” tutupnya.
Pewarta : Amiruddin Ibrahim
Editor : Mahmud Daya
