YLBH-PA Morotai Berupaya Dorong Pemberdayaan Perempuan

Ia mengharapkan agar program ini dapat berkontribusi pada tujuan pembangunan yang lebih luas, dan tidak ada satupun yang tertinggal dalam pembangunan, dan lebih banyak kelompok marginal untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

“Di Morotai sendiri, dari identifikasi masalah perempuan yang kami (LBH) temui yaitu masalah kemiskinan perempuan, kemudian juga kekerasan dalam rumah tangga, seksual, dan disabilitas juga ada. Tapi kemiskinan terhadap perempuan ini cukup tinggi sehingga ini juga perlu diperhatikan,” ungkap Ona. 

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut Ona, kolaborasi merupakan pendorong utama dari tercapainya berbagai tujuan pembangunan, terutama dari pemerintah daerah. 

“Kami berharap ada intervensi juga dari Pemerintah Kabupaten, dan juga dari Pemerintah Desa. Yang harus dilihat bahwa memang ada persoalan kemiskinan yang cukup tinggi di komunitas,” katanya. 

“Kita berharap juga lewat tim pemantau kabupaten ini juga bisa menjadi pendorong dalam perubahan di tingkat kabupaten,” sambung Ona.