DARUBA – Lima orang santri asal daerah Kabupaten Pulau Morotai yang saat ini tengah menjalani karantina di Hotel Said Ternate, setelah dinyatakan reaktif usai menjalani Rapid Diagnostic Test (RDP) pada 18 April 2020, kondisinya sudah membaik.
Demikian dikabarkan juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pulau Morotai, dr Novindra Humbar saat dikonfirmasi awak media, Senin (27/4) kemarin. Menurutnya, keadaan mereka baik dan selalu dipantau oleh tim kesehatan. Sementara hasil pemeriksaan spesimen untuk lima santri tersebut di laboratorium BBLK Makassar sejauh ini belum keluar. “Masih menunggu hasil pemeriksaan swabnya,” kata dr Novindra Humbar.
Dikutip dari konfrensi pers Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku Utara, spesimen lima Santri asal Kabupaten Pulau Morotai tersebut baru dikirim ke laboratorium BBLK Makassar pada 26 April 2020 bersamaan dengan spesimen 19 ABK KM Dorolonda.
Sekedar diketahui lima santri ini memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Mereka merupakan santri dari salah satu Pasantren di Pulau Jawa. Setibanya di Morotai, kelimanya menjalani karantina di salah satu hotel di kota Daruba. Setelah dilakukan RDT kelimanya dinyatakan reaktif, sehingga dirujuk ke RS Chasan Boesoerie Ternate untuk menjalani penanganan lebih lanjut. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)


Berikan Komentar pada "Kesehatan Lima Santri Asal Morotai Membaik"