WEDA – Salah satu warga Desa Were Kecamatan Weda, dikabarkan dirujuk ke Rumah Sakit Chasan Boesari Ternate, lantaran hasil rapid test reaktif. Rapid test terhadap pria berinisial A itu dilakukan, Jumat (8/5) malam ini.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Halteng, Rijja Rajana dikonfirmasi menyatakan, yang bersangkutan gejala awalnya adalah batuk dan demam, sehingga dibawa ke RSU Weda untuk diperiksa. Karena sakit yang dideritanya batuk dan demam yang merupakan gejala covid 19 maka diperiksa petugas dengan rapid testnya reaktif. “Gejala awalnya batuk dan demam, setelah dites hasilnya reaktif. Sehingga malam ini dirujuk ke Ternate untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Rijja.
Kadis Kesehatan (Kadinkes) Pemkab Halteng ini mengatakan, bagi siapa saja yang sakit atau mengalami gejala seperti flu dan batuk, itu standarnya sudah harus diperiksa. “Reaktif itu bisa saja ada virus yang lain, akan tetapi kita tetap harus waspada. Olehnya itu, kami harus rujuk ke ternate guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kadis.
“Hasil Rapid Test Reaktif. Bisa saja respon imun terhadap virus lain. Namun sesuai SOP semua gejala yang mengarah ke indikasi Corona dapat dilakukan screning dengan pemeriksaan Rapid Test,” tambahnya.
Menurut Kadinkes, warga Desa Were tersebut awalnya sakit batuk dan demam sehingga di bawa ke rumah sakit, dan ketika di periksa oleh petugas pakai rapit test ternyata reaktif. (udy
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)


Berikan Komentar pada "Satu Warga Halteng Reaktif, Dirujuk ke Ternate"