DARUBA – Gempa bumi bermagnitudo 7,1 yang mengguncang Kabupaten Pulau Morotai,Kamis (4/6), menyebabkan kerusakan sejumlah rumah warga serta sarana prasarana lainnya.
Berdasarkan data kerusakan bangunan yang diterima Fajar Malut dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Morotai, Abjan Sofyan, Minggu (7/6), yakni Kecamatan Morotai Selatan terdapat 98 kerusakan rumah yang terdiri dari 95 rusak ringan, 2 rusak sedang dan 1 rusak berat dan fasilitas umum ada 3 bangunan dengan kondisi rusak ringan sehingga total 101 bangunan.
Kecamatan Morotai Timur terdapat 13 bangunan rumah yang rusak terdiri dari 10 rusak ringan dan 3 rusak berat dan fasilitas umum 1 bangunan yang rusak ringan sehingga totalnya 14 bangunan. Kecamatan Morotai Utara 102 bangunan rumah yang rusak terdiri dari 86 rusak ringan, 8 rusak sedang, 8 rusak berat serta 8 fasilitas umum rusak ringan dan rusak berat sehingga total 110 bangunan.
Kecamatan Morotai Selatan Barat terdapat 47 kerusakan bangunan rumah terdiri dari 38 rusak ringan, 9 rusak sedang dan 5 fasilitas umum dengan kondisi rusak ringan. Kecamatan Pulau Rao terdapat 21 kerusakan rumah semuanya hanya rusak ringan dan tidak fasilitas umum yang rusak. Kecamatan Morotai Jaya merupakan Kecamatan dengan kerusakan terbanyak yaitu 103 rumah yang rusak terdiri dari 75 rusak ringan, 17 rusak sedang, 11 rusak berat dan 5 fasilitas umum dengan kerusakan ringan.
Secara keseluruhan total kerusakan di Kabupaten Pulau Morotai akibat gempa tersebut sebanyak 384 rumah dan 22 fasilitas umum. “Totalnya 406 bangunan dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkap Abjan Sofyan. Dari estimasi sementara BPBD kerugian akibat gempa ini mencapai Rp 15 miliar dan Pemda tidak akan tinggal diam dengan musibah ini para korban akan diberikan bantuan. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

