TERNATE – Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gugas P2) Covid -19 Provinsi Maluku Utara (Malut), akan dipindahkan ke Sofifi. Pemindahan posko ini karena persiapan Rumah Sakit Umum (RSU) Sofifi sebagai salah satu RSU yang menangani pasien Covid-19 sudah mulai rampung.
Sekretaris Daerah Provinsi Malut, Samsudin A. Kadir menyampaikan, saat ini Gustu Malut tetap melaksanakan pekerjaan seperti biasa, sambil mempersiapkan RSU Sofifi. Rencananya pada Agustus mendatang setelah RSU Sofifi telah siap menangani pasien Covid-19, maka akan dipindahkan di Sofifi.
Kata dia, jika saat ini ada perubahan nomenklatur perubahan organisasi dalam Perpres baru dalam penanganan covid-19, maka itu merupakan hal yang akan ditindaklanjuti ke depan menyangkut pembentukan Satuan Tugas (Satgas).
“Sehinga rencananya kita akan membubarkan Gustu terlebih dahulu, kemudian membentuk Komite yang membawahi Satgas ekonomi dan Satgas penanganan covid,” Kata Samsudin, Selasa (21/7).
Walaupun begitu, lanjut dia, pihaknya belum melihat struktur di daerah seperti apa? Namun jika dicontohkan dengan struktur pusat, maka itu tidak jauh berbeda. Sehingga untuk struktur di daerah, dirinya mengaku, akan ada petunjuk pelaksanaan terkait dengan komposisi komite itu seperti apa.” Pindah ke Sofifi itu merupakan hal terpisah dengan pembubaran Gustu penanganan covid-19. Meski begitu, Gustu Malut akan tetap dipindahkan ke Sofifi,” ujarnya.
Apalagi lokasi RSU Sofifi berdekatan dengan Gedung Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM), di BPSDM memiliki ruangan pelatihan sebanyak 40 dan itu akan dijadikan lokasi karantina pasien covid-19. Sehingga nantinya jika dipindahkan di Sofifi, maka sebanyak lebih dari seratus ruangan yang akan dijadikan lokasi karantina jika memang harus ada. “ Yang jelas saat ini ada pedoman ke 5, sehingga dari sisi karantina akan lebih ringan. Saat ini lebih diperbanyak dengan sosialisasi karantina mandiri,” ujarnya.
Samsudin menjelaskan, dengan rencana perpindahan tersebut, beberapa hotel yang ada di Ternate sebagai tempat karantina, menurut Dinas Kesehatan sudah tidak diperpanjang lagi, karena RSU Sofifi yang segera rampung.
“Sehingga untuk laboratorium itu merupakan hal teknis, namun masih tetap berada di RSUD Chasan Boesoerie. Sedangkan untuk TCM kemungkinan di RSU Sofifi. Itu nanti kita lihat perkembangannya,” tutupnya. (nas)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

