TERNATE – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, sampai saat ini belum mengeluarkan rekomendasi bagi enam daerah yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah di Maluku Utara (Malut) diantaranya, Kepulauan Taliabu, Kepulauan Sula, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Halmahera Utara dan Halmahera Barat.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Malut, Muhammad Sinen mengungkapkan, hingga saat ini belum ada jadwal yang ditentukan oleh DPP untuk diumumkan rekomendasi Pilkada. Bahkan untuk enam daerah di Malut yang belum, lanjut Sinen, juga belum dijadwalkan oleh DPP. “ Sampai saat ini belum ada jadwal dari DPP,” kata Erik (sapaan akrabnya).
Wakil Walikota Tidore itu juga mengungkapkan, jika jadwalnya telah ada, maka setelah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri mengumumkan secara serentak, pihaknya juga akan menyampaikan juga ke awak media. “Nanti setelah Ketua Umum secara resmi mengumumkan barulah akan disampaikan di media,” pungkasnya.
Ketika disentil mengenai enam daerah, mana yang akan diumumkan duluan. Erik enggan berkomentar. Sebab ke enam daerah itu diumumkan sesuai jadwal seperti yang telah diumumkan sebelumnya.
“Nantilah, daerah-daerah mana yang mau diumumkan, semua akan mengikuti jadwal yang ditentukan,” ungkapnya.
Sebagai informasi, sebelumnya DPP PDI Perjuangan telah mengumumkan rekomendasi kepada dua daerah di Malut yang melaksanakan Pilkada, yakni Tidore Kepulauan dan Kota Ternate. Tidore Kepulauan diberikan kepada incumbent yakni Ali Ibrahim dan Muhamad Senen pada 19 Februari 2020 lalu, sedang untuk Kota Ternate diberikan pada pasangan Merlisa Marsaoly dan Judhi Taslim pada 17 Juli 2020. (nas)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

