Ceck Up Kesehatan, Gubernur Tetap Hadiri Pertemuan di Beberapa Kementerian

Muliadi Tutupoho

JAKARTA – Menjawab berbagai macam isu yang akhir-akhir ini beredar di masyarakat, bahwa Gubernur tidak menjalankan tugas di Maluku Utara (Malut), mendapat tanggapan serius dari Kepala Biro Humas Setda Malut, Muliadi Tutupoho.

Kepada Fajar Malut Muliadi menjelaskan, Gubernur memang dalam beberapa hari terakhir tidak berada di tempat, namun dirinya sedang berobat di Jakarta. “Meskipun pak Gubernur sementara waktu sedang melakukan perawatan kesehatan di Jakarta, akan tetapi ada beberapa agenda Kementerian beliau tetap hadiri,” Jelas juru bicara pemprov Malut.

Dirinya menyebutkan, beberapa agenda yang diikuti gubernur selama berada di Jakarta adalah, pada 13 Agustus rapat penandatanganan MoU PT. SMI melalui virtual vikon, 14 Agustus Gubernur dan Kepala BPBD Malut melakukan pertemuan dengan kepala BNPB Letjen TNI. Doni Munardo, di kantor pusat BNPB Jakarta, 17 Agustus bertempat di hotel Bidakara Gubernur, Kadinkes, Kepala Inspektorat, Kepala BPBD dan Kepala Perwakilan melaksanakan upacara kenaikan dan penurunan bendera merah putih melalui virtual vikom siaran langsung dari istana merdeka Jakarta.

Sementara itu pada 18 Agustus gubernur Malut melaksanakan operasi mata katarak di RS. Mata JEC Menteng ditangani oleh dr. Johan Hutahuruk dan pada 19 Agustus gubernur Malut melaksanakan kontrol mata setelah operasi mata dengan dokter yang sama.

Sementara pada 24 Agustus dilakukan penandatanganan MoU BLK dengan Menteri Tenaga Kerja di kantor pusat, 25 Agustus Gubernur kembali melakukan kontrol mata di RS. Mata JEC Menteng dan 26 Agustus Gubernur melaksanakan agenda virtual vicom dengan KPK di Jakarta, dilanjutkan pertemuan dengan Menko Maritim di kantor pusat yang diikuti oleh Kadis Perhubungan, Kadis Perikanan dan Kadis ESDM serta melakukan ceck-up kesehatan pada 31 Agustus kemarin.

Muliadi mengungkapkan, meskipun Gubernur berada diluar daerah, tetapi masih ada Wagub dan Sekda yang dapat menjalankan roda pemerintahan. “Pemerintahan tidak bergantung pada seorang Gubernur saja, masih ada Wagub dan Sekda, yang dapat menjalankan pemerintahan,” jelasnya. Olehnya itu, dirinya berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak berspekulasi wacana yang liar.

“Intinya pak Gubernur ke Jakarta bukan ‘baronda’. Selain melakukan kontrol kesehatan rutin, pak Gubernur juga melakukan pertemuan dengan beberapa Kementerian di Jakarta,” akunya. Lanjut Muliadi, dirinya mempersilahkan kepada masyarakat untuk tetap melakukan kritik.

“Pemprov tidak keberatan dan selalu membuka diri ke publik untuk selalu di kritik dan dikontrol, namun sifatnya membangun,” katanya. Selain itu, dirinya memastikan Selasa (1/9) Gubernur sesuai rencana akan kembali ke Ternate untuk melaksanakan tugas. (hms/adv)

Berita Terkait