Jembatan Air Bugis Patah

Jembatan air bugis

SANANA – Kekhawatiran warga Desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), terhadap konstruksi jembatan air Bugis terbukti. Sebelumnya, jembatan yang dibangun tahun 2017 dengan anggaran Rp 4,2 miliar lebih itu tidak akan bertahan lama.

Jembatan air Bugis itu sebagai sarana penghubung antara Desa Auponhia menuju Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Barat. Jembatan berjumlah milyaran itu dikerjakan oleh PT. Kristi Jaya Abadi. Informasi yang didapat media ini, patahnya jembatan itu lantaran hujan cukup deras pada Kamis (10/9).

Ketua HPMS Cabang Ternate, Armin Soamole mengatakan, rusaknya jembatan air Bugis itu adalah bukti bahwa konstruksi bangunannya memang tidak kuat. Sejak awal, sudah menjadi kekhawatiran warga ketika melihat posisi jembatan.“ Masa jembatan baru dibangun tahun 2017, tapi sudah rusak. Kami rasa ini bukan karena hujan sehingga jembatan bisa patah. Namun material yang dibangun untuk jembatan ini juga sangat diragukan,” kata Armin, Kamis (17/09/20).  

Dari jembatan ini, lanjutnya, harus menjadi pelajaran bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepsul untuk lebih berhati-hati dalam memberikan kepercayaan kepada kontraktor. “ Kalau sudah begini, siapa yang mau disalahkan. Kan kasihan warga yang akan kesulitan,” sesal Armin.

Armin menambahkan, harus menjadi perhatian bagi penegak hukum, dalam hal Polisi maupun Jaksa. Karena, dengan jumlah anggaran yang begitu besar, HPMS menduga ada yang tidak beres dalam pekerjaan ini. “Kami minta Polisi dan Jaksa harus jeli melihat ini. Rusaknya jembatan air Bugis itu bisa menjadi bukti bahwa dikerjakan dengan asal-asalan,” terangnya.  

Rusaknya jembatan ini sudah dilaporkan ke Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, terkait dugaan tindak pidana korupsi. Saat ini, Ditkrimsus Polda Maluku Utara tinggal menunggu hasil pemeriksaan ahli konstruksi dan kerugian negara atas dugaan kasus korupsi jembatan air Bugis di Desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan, Kepulauan Sula.(nai)

Berita Terkait