TIDORE – Puluhan pedagang ikan yang berjualan di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Kelurahan Goto, pada Senin, (26/10.2020) berbondong-bondong menuju kantor Walikota Tidore Kepulauan untuk menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Tikep memperhatikan masalah listrik yang berada di pabrik es PPI Goto.
Pasalnya dengan adanya kebijakan dari pihak PLN yang memadamkan listrik di pabrik es PPI Goto, membuat para pedagang kesulitan untuk mengambil es sehingga membuat ikan-ikan mereka banyak yang busuk.
Hanya saja kedatangan pedagang yang bertujuan untuk menemui Pjs Walikota di kantor Walikota Tidore Kepulauan ini tidak terpenuhi, sehingga mereka kecewa dan kemudian bergeser ke DPRD Kota Tidore Kepulauan. Sesampainya di DPRD, para pedagang ini kemudian melakukan pertemuan dengan DPRD Kota Tidore Kepulauan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Tikep Mochtar Djumati dan turut dihadiri oleh Pjs Sekda Kota Tikep Miftah Bay.
Dalam pertemuan tersebut, Nani salah satu pedagang ikan mengaku pemadaman listrik di pabrik es yang dilakukan oleh PLN dikarenakan pemerintah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan belum melakukan pembayaran, untuk itu mereka mendesak agar pemerintah daerah segera melakukan pembayaran agar pabrik es kembali difungsikan sehingga bisa memudahkan para pedagang ikan dalam berjualan.
Senada disampaikan Hajawia, salah satu pengusaha ikan yang memanfaatkan Cool storage di PPI Goto, dia mengatakan perhatian akan Dinas Kelautan dan Perikanan terhadap PPI Goto masih sangat minim, sehingga sejumlah kerusakan yang terjadi di dalam Cool storage dibebani kepada pihaknya selaku pengusaha, padahal mereka hanya sebatas diberi ruang untuk menyewa tempat tersebut.
Selain itu dia juga meminta kepada pemerintah agar dapat membuat rekening listrik secara terpisah, sehingga dengan begitu mereka cukup membayar sesuai dengan pemakaian. Menyikapi hal tersebut, Pjs Sekda Kota Tidore Kepulauan Miftah Bay kemudian menegaskan terkait masalah listrik pihaknya memastikan, sebentar nanti (sore kemarin) sudah akan dihidupkan kembali untuk dimanfaatkan oleh pedagang. “Saya pastikan bahwa sebentar nanti listrik sudah akan menyala dan pabrik es sudah bisa difungsikan,” ungkapnya.
Sementara terkait dengan keluhan akan perhatian terhadap PPI Goto, Miftah mengaku akan menindaklanjuti hal tersebut.
Mendengar pernyataan Miftah, para pedagang merasa puas dengan apa yang disampaikan, sehingga mereka kemudian membubarkan diri dan kembali melanjutkan aktifitas seperti biasa. (ute)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

