DARUBA – Pihak Kepolisian tengah memburu terduga pelaku pembakaran Kantor Desa Hino Kecamatan Morotai Timur (Mortim) yang tengah melarikan diri ke hutan.
Pelaku diketahui berinisial JO warga Desa Hino. Dari keterangan pihak Kepolisian, JO dikabarkan sudah melarikan diri ke hutan usai melakukan aksi nekatnya itu.
“Pelaku itu untuk sementara masih kabur dan masih di cari, sampai tadi malam juga belum dapat, dia kabur di hutan. Pencarian dilakukan oleh pihak Polres dan Polsek,” ungkap IPDA Ilwan Ayub Kapolpos Polsek Mortim saat dikonformasi wartawan, Rabu (25/11/2020).
Dari hasil penyelidikan, motif pelaku nekat membakar kantor desa diduga karena faktor kecewa terhadap salah satu wanita berinisial FNP (34) yang tinggal di kantor desa tersebut, karena tidak bangun dari tidurnya saat didatangi pelaku.
“Motifnya kayaknya laki-laki cemburu karena perempuan itu sudah tidak suka, awalnya mereka tinggal bersama, tapi masalahnya seperti apa, kita tidak tau. entah dia (pelaku) juga sudah mabuk atau seperti apa, kita juga belum tahu karena belum ditangkap. Jadi dia datang, dia kase bangun perempuan, awalanya lewat jendela dia lempar dengan batu kecil, hanya si perempuan tidak mau bangun jadi dia bakar kantor desa,” jelas IPDA Ilwan.
Saat kantor dibakar, FNP masih berada di dalam kantor bersama dua anaknya yang masih berusia 14 dan 11 tahun. “Mereka berhasil keluar dengan selamat,” ujarnya. Kasus tersebut kini telah ditangani Polres Pulau Morotai.
Terpisah, Kabag Ops Polres Pulau Morotai, AKP Samsul Bahri Handji, ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk menutup ruang gerak pelaku, Kapolres sudah memerintahkan anggotanya untuk memperketat penjagaan akses keluar Kabupaten Pulau Morotai.
“Kalau pelaku ini sudah tertangkap diperiksa kita lihat pengembangan dari Reskrim apakah ada tersangka lain atau tidak. Tapi sampai dengan saat ini masih satu dugaan kami terhadap pelaku ini masih satu orang,” katanya.
Selain itu, kepala desa dan seluruh staf sudah diperiksa. “Kami sudah cek semua di desa-desa tetangga tapi pelakunya tidak ada. Keluarganya semua juga sudah kami cek tetap tidak ada. Pasti ada tahap tahapan yang akan dilakukan oleh Polres, ini terkait dengan daftar pencarian orang,” pungkas Samsul. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

