TERNATE – Selasa (16/02/2021) merupakan hari terakhir masa kepemimpinan Burhan Abdurahman dan Abdullah Tahir sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate. Di hari terakhir kepemimpinannya, kedua pasangan dengan akronim BUR-ADA ini melakukan apel gabungan yang dihadiri seluruh ASN di Pemkot Ternate yang dipusatkan di halaman kantor Walikota Ternate.
Di momentum hari terakhir itu dimanfaatkan Burhan-Abdullah untuk pamitan dengan seluruh ASN dan warga Ternate, yang selama lima tahun ini mendukung seluruh program dan kebijakan pemerintah.
Burhan menyampaikan rasa syukur atas nikmat Allah, dengan cara bekerja dengan baik serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Di kesempatan itu, Walikota juga berpesan kepada seluruh pimpinan SKPD yang menjadi ujung tombak pemerintahan di Kota Ternate harus selalu menjaga dan berbaur bersama masyarakat, agar dapat mendengar keluhan langsung dari masyarakat, selain itu pimpinan SKPD harus peka terhadap persoalan-persoalan yang ada di masyarakat.
“Memang tidak akan mungkin saudara pikul semua persoalan masyarakat, tetapi paling tidak saudara jadikan itu sebagai tolak ukur kerja saudara, jangan bersifat apatis dan masa bodoh,” katanya.
Sementara bagi ASN yang telah diberikan tanggung jawab sebagai lurah dan camat yang mempunyai wilayah kerja tersendiri, kata Dia mestinya hal itu menjadi kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Karena masyarakat tau orang yang paling dekat dengan mereka ialah lurah dan camat. Olehnya itu, perbaikilah hal-hal yang terjadi di tengah masyarakat,” pintanya.
Menurut Burhan, pimpinan SKPD juga harus memperbanyak koordinasi, karena hal itu mempermudah setiap program program pemerintah, sehingga dapat berjalan maksimal.
“Membangun koordinasi itu tidak akan mungkin merendahkan harga diri kita, justru akan memperkaya wawasan kita dan bahkan kita akan dapat menyelesaikan pekerjaan, jadi seluruh OPD harus saling menjaga antara satu sama lain, jangan saling berbantahan, karena hal itu tidak menumbuhkan sikap kedewasaan. Kalau ada persoalan harus berkoordinasi dengan OPD yang lain, sehingga bisa dapat menyelesaikan permasalah yang ada,” terangnya.
Sementara itu, Abdullah Tahir dalam kesempatannya menyampaikan, permohonan maaf apabila selama dirinya menjabat sebagai Wakil Wali Kota dan dalam perjalanan pemerintahan ada yang kurang berkenaan baik sikap maupun perilaku yang kurang tegas.
“Karena sebagai manusia biasa punya kekurangan dan kelemahan, tapi itulah potret sebagai sosok Abdullah Tahir. Hari ini saya berdiri terakhir di hadapan kalian semua, mudah-mudahan sejumlah prestasi yang telah saya dengan pak wali lakukan kepada seluruh masyarakat kota ternate terutama para ASN yang mengabdi di Kota Ternate terus dipertahankan di masa yang akan datang,” tegasnya.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

