Tidak Direspon, Pekan Ini Wali Kota di PTUN

PTUN di Ambon

TERNATE – Mantan Kepala Dinas PUPR Risval Tribudiyanto melalui kuasa hukumnya Hendra Kasim, memastikan pada pekan ini akan menggugat Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman ke PTUN, terkait dengan penjatuhan sanksi disiplin kepada Risval oleh Wali Kota.

Langkah yang diambil kliennya keberatan dengan putusan Wali Kota dan diberikan jeda waktu selama 10 hari, tapi tidak direspon oleh Pemkot Ternate. “Minggu ini kami daftarkan ke PTUN Ambon,” demikian disampaikan kuasa hukum Hendra Kasim pada Rabu (20/10/2021).

Menurut Hendra, dalam Pasal 77 ayat (4) Undang-undang nomor 30 tahun 2014 diatur batas waktu menyelesaikan upaya keberatan atas KTUN oleh Pejabat TUN adalah 10 hari.” Sampai saat ini telah lewat waktu, Wali Kota tidak menanggapi surat upaya keberatan dari kami,” ungkapnya.

Dengan begitu, kata dia, berdasarkan Pasal 77 ayat (5) Undang-Undang nomor 30 tahun 2014, Pejabat TUN yang tidak menyelesaikan upaya keberatan dianggap menerima upaya keberatan yang pihaknya sampaikan. “Tidak menjawab surat kami sama halnya dengan tidak menyelesaikan upaya keberatan dari kami. Itu berarti sama halnya Wali Kota menyetujui dalil dalam upaya keberatan yang kami sampaikan,” sebutnya.

Dia menjelaskan, pihaknya ajukan Gugatan TUN ke PTUN Ambon untuk mendapatkan kepastian hukum atas sikap Wali Kota menyetujui upaya keberatan yang mereka sampaikan. “Kaitannya dengan materi gugatan, setelah teregistrasi, akan kami sampaikan secara rinci,” tegasnya.(cim)

Komentar

error: Content is protected !!