TOBELO – Warga yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) kembali melakukan aksi demonstrasi. Aksi ini dilakukan AMPD Halut di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halut yang dilakukan pada Selasa (20/04/2021) terkait dengan ketidakjelasan Daftar Pemilih Tetap (DPT ) di TPS PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM).
Massa yang datang ke kantor KPU ini sendiri berjumlah puluhan orang dengan mengendarai kendaraan roda empat dan dua yang membawa spanduk bertuliskan “KPU harus Konsisten dengan Amar putusan Mahkamah Konstitusi”.
Aksi yang dikoordinator langsung Teiser Tebi ini menyatakan sikap diantaranya mendesak KPU Halut agar tidak mengakomodir nama-nama karyawan yang bukan karyawan PT. NHM, mendesak KPU Halut harus tetap konsisten pada amar putusan Mahkamah Konsistusi RI, mendesak KPU Halut agar melakukan proses validasi Data secara transparansi, selanjutnya apabila tuntutan tidak diindahkan maka massa menyatakan tidak akan menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban di Halut.
Teiser Tebi dalam orasinya mengatakan kedatangan mereke kembali ke KPU Halut dalam aksi yang sama sebab dalam aksi pertama tidak diakomodir permintaan yakni bertemu dengan Ketua KPU agar mempersentasekan terkait dengan DPT di PT. NHM.
“Kami berharap agar KPU menemui untuk menindaklanjuti sehingga kabupaten Halut selalu dalam kondisi yang aman. Sebab, hal ini tidak akan terjadi karena KPU terkesan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” sesalnya.
Dikatakanya, anggota Komisioner harus tahu bahwa Komisi Pemilihan Umum merupakan representatif masyarakat sehingga harus konsisten dalam persoalan ini. Selanjutnya dalam seusai orasi yang disampaikan orator lainya yakni Mirsan Salim, pihak Polres Halut kemudian menahan mirzan karena dinilai melakukan orasi provokatif.
Sementara itu, dalam orasi penutup Jimmy Bitino menyampaikan bahwa pihak keamanan agar segera mengeluarkan Mirsan Salim dari kantor KPU Halut sebab dia yang bertanggung jawab dalam aksi itu sebagai jendral lapangan. Selanjutnya seusai menyampaikan orasi demi orasi, pada Pkl. 12.49 Wit massa kemudian kembali menuju Rumah Adat Hibualamo desa Gamsungi untuk melakukan konsolidasi. (fer)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

