OPD Harus Miliki Inovasi

Kepala Plt, Bapelitbanda H. Rizal Marsaoly,

TERNATEKementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), diberi amanat melakukan penilaian inovasi daerah yang ditetapkan sebagai program prioritas Kementerian Dalam Negeri Tahun 2021.

Menindaklanjutinya, Bapelitbangda dan Pemerintah kota Ternate menyelenggarakan rapat koordinasi. Plt Kepala  Bapelitbanda H Rizal Marsaoly, Selasa (22/06/2021) menyatakan, pertemuan ini bersama dengan Walikota Ternate merencanakan pembahasan soal inovasi daerah di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurutnya, terkait dengan inovasi daerah ini, karena ada surat dari kementerian dalam negeri melalui Bapelitbangda, meminta daerah harus mempunyai satu sampai dua inovasi per masing-masing OPD. “Nah disini, Pemerintah Pusat melalui Kemendagri, maka kami menindaklanjuti dalam rapat tadi (kemarin, red) sehingga Walikota meminta untuk satu OPD harus satu inovasi,” kata Rizal.

Dia menambahkan, hal ini merupakan bagian dari daya saing daerah, yang paling penting daerah inovasi ini nantinya mendapat kompensasi dari Pempus melalui Kementerian Keuangan yang  akan menambah Dana Investasi Daerah (DID).

“Tentu hal ini adalah sesuatu yang luar biasa, karena bukan hanya persoalan lomba inovasi bagi setiap daerah, namun yang paling utama adalah daya saing dan menambah DID,” sebutnya.Dikatakan, tujuan utama Indonesia inovasi government of world,  adalah bagaimana OPD diharapkan memiliki kreatifitas atau inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dia mencontohkan, yang dimaksud berinovasi seperti dari sektor pariwisata tentang Geopark, pelayanan Disnakersos yaitu Lentera, dan juga pelayanan Green Tourism, yang diinovasikan Walikota ketika masih menjabat menjadi Sekda Kota Ternate, hal ini yang diharapkan Walikota agar pro aktif dalam berinovasi atau kreativitas bagi setiap OPD. (red)

Berita Terkait