Pasien Melonjak, Pemkot Bakal Bangun Tenda Darurat

RSU Kota Tidore Kepulauan

TIDORE – Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan akan mendirikan tenda darurat untuk menangani pasien covid-19, hal tersebut lantaran saat ini ruangan di RSUD Kota Tidore Kepulauan sudah penuh dengan pasien covid-19.

Wali Kota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, kata dia, RSUD Kota Tidore Kepulauan saat ini penuh dengan pasien covid-19, sehingga pihaknya membangun komunikasi dengan jajaran TNI (Kodim 1505/Tidore) untuk mendirikan tenda darurat khusus pasien covid-19.

“Iya benar rumah sakit penuh, tadi berdasarkan laporan yang saya terima, tadi juga saya sudah komunikasi dengan Dandim, bilamana terjadi penambahan pasien, maka akan mendirikan tenda darurat untuk menangani pasien covid-19, terus ditambah lagi dengan milik BPBD,” kata Walikota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim.

Ali mengatakan, rencana mendirikan tenda darurat untuk menangani pasien covid-19 sudah mendapat persetujuan dari Dandim 1505/Tidore. “Sementara lokasi yang akan menjadi tempat mendirikan tenda darurat untuk menangani pasien covid-19 di halaman belakang RSUD Kota Tidore Kepulauan,” tuturnya.

Terpisah, Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan Abdurrahim Ahmad saat dikonfirmasi mengaku, bahwa pihak RSUD Kota Tidore sudah melayangkan surat pemberitahuan untuk penggunaan tenda pleton, tenda keluarga serta felbeck (tempat tidur). “Tadi sesuai dengan surat permintaan dari RSUD, BPBD menyiapkan tenda pleton, tenda keluarga serta felbeck (tempat tidur), begitu juga tenda dari pihak TNI,” kata Abdurrahim.

Sementara itu angka pasien covid-19 di Kota Tidore Kepulauan hingga saat ini sebanyak 37 orang pasien yang sementara dirawat di rumah sakit. Berdasarkan data kumulatif pasien positif Covid-19 sebanyak 983 orang, sembuh sebanyak 565 orang, meninggal dunia sebanyak 35 orang. Kasus aktif saat ini sebanyak 383 orang diantaranya yang dirawat di rumah sakit sebanyak 37, dan yang melakukan isolasi mandiri (Isoman) 346 orang.

“Tambah 5 orang lagi, sementara masih menjadi menunggu hasil swab yang ada di IG, kemungkinan terjadi penambahan,” kata Saiful Salim Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tidore. (ute)

Berita Terkait