WEDA – Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Maluku Utara Resort Halmahera Tengah, melakukan pemusnahan benda sitaan barang bukti Miras Jenis Cap Tikus dan Jenis Bir, hasil Operasi Kepolisian dan Giat KRYD tahun 2021/2022, pada Senin (21/02/2022).
Pemusnahan yang berlangsung di Mako Polres Halteng itu, dipimpin Kapolres Halteng, AKBP Muh. Zulfikar Iskandar dan dihadiri Dandim 1512/Weda Letkol Arh. Ali Akbar, Ketua DPRD Sakir Ahmad, Kadis Infokom, Ahmad Bayan, Kemenag Halteng, seluruh kepala desa se Kecamatan Weda.
Pemusnahan barang bukti tersebut sesuai Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2010 tanggal 16 April 2010 tentang Tata Cara Pengelola Barang Bukti di Lingkungan Polri, Perintah Lisan Kapolres Halmahera Tengah tanggal 20 Februari 2022 tentang Perintah Pemusnahan Miras Hasil Operasi dan KRYD Polres Halteng.
Hasil Operasi dan Giat KRYD tahun 2021/2022 berupa, Cap Tikus sebanyak 959 Kantong Plastik, Cap Tikus sebanyak 25 Jerigen dalam ukuran 25 Liter, Cap Tikus sebanyak 10 Jerigen dalam ukuran 5 Liter, Cap Tikus sebanyak 2 Botol dalam ukuran botol aqua besar, Bir Putih sebanyak 448 Kaleng Jumbo, Bir Putih sebanyak 73 Botol, Bir Hitam sebanyak 80 Botol, Bir Hitam sebanyak 24 Kaleng jumbo.
Kapolres Halteng, AKBP Muh. Zulfikar Iskandar menyampaikan, barang bukti miras yang diamankan merupakan hasil razia atau OPS miras yang dilakukan TNI dan Pori kemudian dukungan oleh Pemda, Kades, tokoh masyarakat, hingga jajaran RT dan RW. “ Terimakasih atas dukungan ini sehingga bisa mengamankan peredaran miras di wilayah Halteng,” ucapnya.
Zulfikar mengaku, salah satu modus yang bisa diketahui oleh publik adalah miras yang diamankan itu, dipasok menggunakan kendaraan yang plat nomornya disamarkan menjadi plat merah dengan tujuan untuk mengelabui petugas di lapangan. “ Namun kejelian petugas baik TNI dan Polri serta tokoh masyarakat, kami bisa mengamankan miras jenis cap tikus dan jenis bir,” akunya.
Mantan Danyon Pelopor B, Sat Brimob Polda Malut itu mengutuk keras peredaran miras di wilayah Halteng. “ Pasalnya miras menjadi sumber dari kekacauan, kriminalitas dan asusila,” tuturnya. (udy).
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

