Selama Ramadhan, Kawasan Al Munawar Ternate Dilarang Berjualan

Masjid Al Munawar Ternate
Masjid Al Munawar Ternate

TERNATE– Skema dari Dinas Perindag Kota Ternate untuk menjadikan kawasan depan benteng Oranje sebagai salah satu kawasan yang ditempati pedagang musiman selama ramadhan, di sepakati Pemkot Ternate.

Dimana dalam rapat yang di pimpin Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dan Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya pada Selasa (29/3/2022) malam, di hadiri sejumlah instansi teknis termasuk perwakilan pedagang dan di putuskan kawasan depan masjid Al Munawar dan Dhuafa Center di larang  berjualan, untuk menjaga kenyamanan warga ketika datang beribadah.

 “Kita menginginkan di bulan suci ramadhan itu tenang, teratur dan religi, terkait makna tersebut, maka di bulan ramadhan kita coba menata kembali beberapa pusat pedagang musiman yang dipusatkan satu tempat,” demikian dikatakan Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman.

Dikatakan Wali Kota, saat ini ada beberapa pekerjaan besar termasuk di Makassar Timur yang sementara jalan itu, pasti akan menganggu aktivitas selama bulan ramadhan.

Untyk mengantisipasi itu, pihaknya mencoba menggiring ke gamalama dengan maksud area itu tidak terganggu transportasi dan pedagang tradisional di pasar higienis.

“Dan kami sepakati di Benteng Orange nanti di tata. Di depan dhuafa center dikosongkan, yang jualan kue di Falajawa juga di tata rapi,” sebutnya.

Selain itu lanjut Wali Kota, akan ada rekayasa lalu lintas dengan memperhatikan beberapa aktivitas tertentu yang menjadi kosentrasi perdagangan.

“Itu nanti diperhatikan, rekayasanya seperti apa semua tergantung Dishub kerjasama dengan Sat Lantas Polres Ternate,” tandasnya.(cim)

Berita Terkait