Nasib Pustu Morotai, Rp 10,6 Miliar Hanya Bangun ‘Rumah Hantu’

Pustu Desa Aha Kecamatan Morotai Selatan yang sampai kini belum difungsikan. Padahal gedung ini sudah rampung dikerjakan 100 persen sejak Januari 2026.

MOROTAI – Sebesar Rp 10,6 Miliar uang negara kini hanya berdiri kaku di tengah desa. Bentuknya gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) seluas 7×8 meter yang sejak empat bulan lalu tak kunjung diisi nyawa.

Tidak ada bidan, tidak ada perawat, tidak ada layanan. Warga menyebutnya ‘Rumah hantu APBD’.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh, proyek Pustu ini dilelang lewat APBD Kabupaten Pulau Morotai tahun anggaran 2025 dengan pagu Rp 10,6 Miliar per 14 Unit, diantaranya 6 unit pembangunan baru, 8 unit rehabilitasi. Nilai kontrak Rp 620 juta per unit.

Kontrak ditandatangani Juni 2025, dan berakhir Desember 2025. Artinya, sudah hampir empat bulan sejak dinyatakan 100 persen rampung, namun gedung itu masih dibiarkan kosong.

 Pantauan Fajar Malut, Rabu (22/4/2026), bangunan bercat hijau – putih itu masih terkunci rapat. Tidak ada papan nama, daftar piket, maupun kotak P3K. Di teras, sarang laba-laba mulai menutupi kusen. Halaman sudah ditumbuhi rumput liar.

Berita Terkait