Alasan PAD Disperindag Biarkan Aktifitas Pedagang Musiman di Pasar Kota Baru Ternate

Pedagang Musiman Pasar Kota Baru
Pedagang Musiman Pasar Kota Baru

TERNATE- Dalam rangka menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) selama bulan ramadhan 1443 hijriyah, Pemkot Ternate melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate membuka sejumlah titik untuk di tempati pedagang, salah satunya lokasi depan masjid Kota Baru.

Dimana lokasi yang biasanya di manfaatkan warga sebagai lapangan bola kaki itu ditempati pedagangan busana muslim, jumlahnya mencapai puluhan pedagang.

“Ini kita lakukan untuk menggenjot pendapatan, selama bulan ramadhan,” demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate Hasyim Yusup pada Selasa (5/4/2022) kemarin.

Hasyim menyebut, lokasi yang ditempati pedagangan musiman tersebut, ditagih retribusi. “Mereka yang berjualan itu ditagih retribusi,” sebutnya.

Upaya menggenjot PAD ini terus dilakukan Disperindag, buktinya capaian retribusi kata dia, selama triwulan I tahun 2022 itu menembus 3.1 milyar dimana sesuai dengan data yang ada capaian retribusi pasar grosir dan pertokoan yang di tagih Disperindag sampai 31 Maret 2022 sebesar Rp3.184.408.367 atau 25,45 persen dari target dalam APBD sebesar Rp12.512.531.191.

“Ini karena kita terus berupaya untuk menggenjot retribusi, dan besaran yang kita tagih itu sesuai dengan perda,” ungkapnya.

Dia sendiri memastikan, kalau dalam bulan ramadhan kali ini capaian PAD akan meningkat, karena pedagang yang menempati di kawasan pasar baik itu di Kota Baru, Bastiong, Dufa-Dufa dan kawasan di Gamalama tetap di tagih retribusi.

“Kita tetap menagih retribusi, tapi retribusi yang kita tagih juga sesuai dengan Perda,” ungkapnya.

Sementara kawasan yang telah dilarang untuk berjualan depan parkiran masjid Al Munawar dan gedung Dhuafa Center lanjut dia, lokasi itu sudah tidak diperkenankan pedagang untuk berjualan. “Lokasi itu sudah dilarang, jadi pedagang tidak diijinkan berjualan, kalau ada yang berjualan kita bongkar,” tegasnya.(cim)

Komentar

error: Content is protected !!