Tiga Kecamatan di Daratan Oba Nikmati Jaringan Internet 

Budi Mustafa

TIDORE – Masyarakat Kecamatan Oba, Oba Tengah dan Oba Selatan Kota Tidore Kepulauan akhirnya sudah bisa  menikmati akses jaringan komunikasi.

Itu dikarenakan adanya tower BTS yang dibangun oleh Dinas Kominfo Kota Tidore, pada 11 titik di tiga bulan terakhir telah di aktif, tower tersebut dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari Kementerian Kominfo.

Plt. Kepala Dinas Kominfo Kota Tidore Kepulauan, Budi Mustafa, mengatakan, untuk tower BTS XL yang terpasang di 11 titik, telah diuji coba. “Mudah-mudahan tidak ada kendala, sehingga masyarakat sudah bisa menikmati,” harapnya.

“Alhamdulilah 11 titik yang terpasang itu sudah diaktifkan dan sekarang dalam tahap uji coba, mudah-mudahan tidak ada kendala di lapangan dan masyarakat sudah bisa menikmati,” katanya.

Untuk tower BTS, yang terpasang di 11 titik itu, terbagi pada tiga kecamatan yang berada di daratan Oba, diantaranya Kecamatan Oba Tengah, ada di desa Beringin Jaya, desa Aketobololo, desa Akelamo, desa Akesai, desa Akeguraci dan desa Tauno, untuk Kecamatan Oba Tengah, BTS dipasang di kelurahan Payahe.

Sedangkan Kecamatan Oba Selatan, di desa Selamalofo, desa Lifofa, desa Maidi dan desa Nuku. “11 titik yang di bangun tahun ini semuanya menggunakan jaringan XL,” tutur Budi.

Budi melanjutkan, upaya pemerintah untuk memperluas akses internet merupakan respon serius dari Walikota dan Wakil Walikota terhadap keluhan masyarakat. Maka Kominfo sebagai dinas terkait, wajib melaksanakan perintah tersebut dan menyediakan beberapa BTS dengan melakukan kerjasama melalui Kementerian Kominfo.

Olehnya itu, untuk Kecamatan Oba Selatan menyangkut dengan jaringan seluler atau telepon, semuanya sudah selesai. Hanya saja terdapat di satu titik yang berada di dusun trans Maidi yang belum bisa di jangkau akses jaringan, dan itu sementara sudah diusulkan oleh Dinas Kominfo Kota Tidore.

“Mudah-mudahan ini bisa lolos sehingga masyarakat Oba Selatan secara keseluruhan sudah bisa menikmati jaringan komunikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, di tahun 2022 ini, Dinas Kominfo Kota Tidore Kepulauan kembali mengusulkan tower BTS yang terdapat di 9 titik, yakni, dusun Trans Maidi,  Kelurahan Fobaharu, Kelurahan Topo, Kelurahan Kalaodi, Kelurahan Jiko Cobo, Pulau Mare, desa Sigela yef, desa Toseho dan desa Talasi.

“10 titik ini kita sudah mengusulkan melalui program Pasti Bakti maupun program non 3T, mudah-mudahan di tahun 2022 ini semuanya direalisasi, maka Kota Tidore Kepulauan terhindar dari daerah black spot atau daerah yang tidak mendapat akses jaringan komunikasi,” pungkasnya. (ute)

Berita Terkait