WHO Kunjungi Pemkab Pulau Morotai 

Pertemuan Pj Bupati, bersama Kadis Kesehatan dan Tim WHO Indonesia di lantai II Kantor Bupati

DARUBA – Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) Indonesia berkunjung ke Kabupaten Pulau Morotai pada 30 Juni kemarin. 

Dalam kunjungannya itu, pihak WHO dijamu langsung oleh Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali dan langsung menggelar pertemuan di salah satu ruangan di lantai II Kantor Bupati Pulau Morotai.

Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, melalui Tim Official Pemkab Pulau Morotai, Senin (4/7/2022), menyampaikan, tujuan dari kunjungan Badan Kesehatan Dunia di Morotai ini merupakan salah satu kegiatan pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubella.

“Jadi, kegiatan Campak Rubella ini merupakan pemberian imunisasi tambahan, untuk mengejar pada anak yang belum mendapat imunisasi lengkap,” jelas Pj Bupati. 

Menurutnya, hal ini penting dilakukan karena di beberapa wilayah di Indonesia telah menderita penyakit Campak, Rubella, Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B dan Polio.

“Karena menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahwa  penyakit-penyakit tersebut di tahun 2019 mencapai 93.7%, kemudian tahun 2020 mencapai 84.3%, dan tahun 2021 mencapai 84.25%. Berarti data ini menunjukkan penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir,” ujarnya.

Meski demikian, kata Pj Bupati, penyakit tersebut tetap harus diwaspadai, karena cepat menular ke anak. Bila tidak segera ditangani, maka bisa berbahaya bagi kesehatan anak, sebab sudah beberapa kasus anak bisa sampai meninggal.

“Untuk itu, saya telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan dan KB dr Julys Giscard Kroons untuk mengoptimalisasi kegiatan imunisasi melalui BIAN,” katanya.

Tambah Pj Bupati, yang menjadi target dalam pemberian imunisasi Campak-Rubella yaitu kepada anak yang berusia 9 bulan dan di bawah 12 tahun harus 95 %. Sedangkan target sasaran imunisasi kejar untuk anak usia 12-59 bulan yang tidak atau belum lengkap imunisasinya harus mencapai 80%.

“Mengapa harus demikian? karena kita ingin melindungi masa depan penduduk Morotai. Sebab, sehat adalah kunci segala keberhasilan,” tutupnya. (fay)

Berita Terkait