DARUBA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pulau Morotai mengaku siap memperbaiki semua kerusakan jembatan wisata mangrove yang dikeluhkan wisatawan.
“Nanti direncanakan di 2023 kita akan usulkan untuk perbaikan, perbaikan jembatan mangrov itu, karena memang sudah rusak, sudah hampir 2 tahun jembatan itu belum diperbaiki,” ungkap Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Muksin Soleman, saat dikonfirmasi, Rabu (13/7/2022).
Namun, kata Muksin, perbaikannya nanti dijamin tidak merubah bentuknya. “Kita hanya perbaiki papannya saja yang rusak, pagarnya juga,” katanya.
Untuk sumber anggarannya, lanjut dia, Dispar Morotai akan mengusulkan melalui Dana Alokasi Umum (DAU). “Pembangunannya pakai Dana Alokasi Khusus (DAK), sehingga kelanjutan pemeliharaannya harus pakai DAU,” jelas Muksin.
“Tahun anggarannya ini belum ada, tapi tahun depan sesuai dengan arahan pak kadis kita akan coba untuk usulkan,” tambahnya. Ditanya berapa total dana yang dibutuhkan untuk perbaikan, menurutnya, belum bisa dipastikan.
“Detail dilapangan kita belum bisa pastikan, karena kita belum cek di lapangan, berapa biaya untuk perbaikan itu. Tapi sehari dua kalau ada waktu kita bersama pihak perencanaan akan cek kembali,” ujarnya.
Selain jembatan mangrove, tambah Muksin, cottage yang terletak di Dodola kecil juga akan diperbaiki. “Semuanya itu masuk dalam rancangan tahun depan,” pungkas Muksin. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

